Senin, 30/7/2018

Pasca sertifikasi dosen, pemerintah mendorong para dosen untuk menulis dan menghasilkan karya ilmiah. Karya-karya akademis tesebut kemudian disebarluaskan kepada masyarakat luas baik melalui jurnal yang terakreditasi atau non terakreditasi tetapi memiliki International Standard Series Number (ISSN). Bagi yang terbiasa menulis, kewajiban tersebut tentu tidak memberatkan, tetapi bagi yang jarang atau tidak terbiasa menulis kewajiban tersebut sangat memberatkan, apalagi karya tersebut ditulis dalam bahasa Inggris.

Untuk membatu dosen meningkatkan keterampilan menulis, Pusat Pengembangan Bahasa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menggelar pelatiah academic writing bagi dosen-dosen muda. Salah satu tujuan pelatihan tersebut ialah untuk meningkatkan kemampauan dosen menulis karya ilmiah dan membangun tradisi puiblikasi ilmiah di kampus UIN Sultan Maulana Hasanddin Banten

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Wakil Rektor I, Prof Dr. H. Izamuddin Makmur tersebut diikuti oleh kurang lebih 40 peserta yang mewakili setiap Fakultas. Mewakili lembaga,”saya sangat apresiatif kepada pusat bahasa yang telah menginisiasi kegiatan yang sangat penting ini”, kata beliau mengawai sambutannya. Para dosen dituntut untuk terus meneliti dan menulis. Berkarya di bidang publikasi harus kita dorong dan hargai. Pasca perubahan bentuk IAIN menjadi UIN menuntut semua pihak terutama para dosen untuk meningkatkan kualitasnya, sambungnya.

Muhammad Adlin Sila, Ph.D direktur Balai Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI/ dan Arif Zamhari Ph.D dosen Pascasarjana UIN Jakarta hadir sebagai narasumber Pelatihan tersebut.

Pelatihan menulis ini diharapkan dapat menyemai benih-benih tradisi menulis di UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.[..]