Apa test TOEFL itu?

TOEFL (Test of English as a Foreign Language) adalah tes kemampuan bahasa Inggris sebagai bahasa asing. Tes ini untuk mengukur sejauh mana kemampuan bahasa Inggris seseorang. Bagi yang ingin belajar di luar negeri atau berburu pekerjaan, skor TOEFL sangat menentukan. Semakin baik skor TOEFL kandidat / pelamar pekerjaan, semakin besar peluang terbuka untuknya. Ada dua jenis TOEFL, yaitu paper-based test dan internet-based test.

Paper-based atau disingkat PBT (Paper Based Test) TOEFL ialah tes yang dilakukan secara manual, di atas kertas soal dan lembar jawaban, biasanya menggunakan pensil 2B. Materi tes dibagi menajadi tiga; listening (50 soal), written expression (40 soal)  dan reading (50 soal). Untuk beberapa keperluan, seperti seleksi beasiswa, pegawai (ASN, BUMN atau swasta) PBT atau lebih sering disebut ITP TOEFL sangat dibutuhkan.

iBT (Internet-based Test) TOEFL ini menggantikan dua pendahulunya yaitu TOEFL PBT (Paper Based Test) dan TOEFL CBT (Computer Based Test). Meskipun TOEFL PBT (atau lebih sering disebut ITP) masih digunakan di Indonesia, akan tetapi TOEFL yang diakui sebagai tes kemampuan bahasa Inggris di seluruh dunia adalah TOEFL iBT

Apa ITP TOEFL itu ?

TOEFL ITP (Institutional Testing Program) adalah salah satu jenis tes yang dikelauarkan oleh English Testing System (ETS). Skor TOEFL ITP bersifat institutional yang berarti hanya digunakan untuk institusi dan wilayah lokal tertentu dan tidak berlaku untuk seluruh negara di dunia. Namun, beberapa lembaga dan keperluan dalam negeri seperti beasiswa masih menerima bentuk tes ini sebagai bukti tes kemahiran bahasa Inggris.

TOEFL Prediction Test

Tes bentuk ini digunakan untuk memprediksi dan memperkirakan hasil real TOEFL. Hasilnya tentu tidak valid karena soal-soal yang digunakan dalam tes ini biasanya dikembangkan sendiri dengan merujuk kepada buku-buku yang digunakan masyarakat umum, seperti Longman, Barrown, Cliff dan lainnya. Skor yang diperoleh oleh peserta biasanya digunakan untuk bahan evaluasi atau persyaratan ujian akhir S1, S2 atau S3 di perguruan tinggi dalam negeri. Sertifikat dikeluarkan oleh lembaga-lembaga bahasa masing-masing perguruan tinggi.